BREAKING

BPJS

Tanah Bumbu Masuk Nominasi Jamsostek Awards 2025, 117.385 Pekerja Sudah Terlindungi

Jakarta – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu masuk nominasi Jamsostek Awards 2025 atas komitmennya memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, khususnya bagi pekerja informal dan pekerja rentan. Komitmen itu dipaparkan langsung di hadapan tim penilai tingkat pusat di Pullman Jakarta, Kamis (15/10/2026).

Dalam pemaparannya, pemerintah daerah menyampaikan berbagai strategi perluasan perlindungan melalui penguatan regulasi, dukungan penganggaran, serta kolaborasi lintas sektor. Berdasarkan data hingga 30 September 2026, sebanyak 117.385 pekerja telah terlindungi, atau mencapai 84,09 persen dari target Universal Coverage Jamsostek (UCJ). Masih ada 22.216 pekerja yang perlu dijangkau untuk mendapatkan perlindungan.

Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, menyebut masuknya Tanah Bumbu dalam nominasi menjadi motivasi untuk terus meningkatkan perlindungan bagi masyarakat pekerja.

“Perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan bagian penting dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kami akan terus memperkuat regulasi, dukungan penganggaran, dan kolaborasi lintas sektor agar semakin banyak pekerja, khususnya pekerja informal dan rentan, mendapatkan perlindungan,” ungkapnya.

Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Batulicin, Vina Dwina Yuskin, menjelaskan bahwa Jamsostek Awards merupakan ajang apresiasi dan penilaian terhadap komitmen pemerintah daerah dalam memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan atau Universal Coverage Jamsostek.

“Jamsostek Awards menjadi momentum untuk mendorong pemerintah daerah terus berinovasi dalam memperluas perlindungan pekerja. Kami berharap berbagai kebijakan, dukungan anggaran, dan inovasi yang telah dijalankan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu dapat mengantarkan daerah ini meraih hasil terbaik dalam Jamsostek Awards 2025,” ujar Vina.

Ia menambahkan, BPJS Ketenagakerjaan akan terus memperkuat sinergi dengan Pemkab Tanah Bumbu untuk menjangkau 22.216 pekerja yang belum terlindungi, terutama pekerja informal dan rentan. Melalui kolaborasi berkelanjutan, cakupan perlindungan diharapkan semakin luas sehingga seluruh pekerja dapat bekerja dengan tenang dan memiliki perlindungan bagi keluarganya.

Redaksi Borneoplus.info berkomitmen untuk memberikan informasi yang terpercaya, inspiratif, dan mencerdaskan. Melalui pemberitaan yang mendalam dan berkualitas.

Related Posts