Batulicin, Tanah Bumbu – Dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Lapas Kelas III Batulicin bersama Kantor Imigrasi Kelas II TPI Batulicin menggelar aksi donor darah, Rabu (12/8/2026). Kegiatan berlangsung di Kantor Imigrasi Batulicin dan diikuti oleh petugas dari kedua instansi.
Donor darah ini bukan sekadar kegiatan seremonial. Di baliknya, ada upaya nyata membantu ketersediaan stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI) yang kerap menipis, terutama pada bulan-bulan tertentu. Selain itu, kegiatan ini juga jadi ajang memperkuat sinergi antara dua instansi di bawah naungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Petugas Kesehatan Lapas Batulicin, Zainal Abidin, menyebut seluruh proses donor dilakukan dengan memperhatikan protokol kesehatan dan keamanan peserta. Dari pengecekan tensi, kadar hemoglobin, hingga proses pengambilan darah, semuanya diawasi petugas medis.
“Donor darah merupakan aksi kemanusiaan yang manfaatnya sangat besar bagi masyarakat,” ujarnya.
Kepala Lapas Kelas III Batulicin, Thoha Yahya Umar Sidiq, menilai kemerdekaan tidak cukup dirayakan dengan upacara atau perlombaan. Ada nilai yang lebih penting: kepedulian. Dan donor darah adalah salah satu cara konkret untuk mewujudkannya.
“Kemerdekaan akan semakin bermakna ketika diisi dengan kepedulian terhadap sesama. Melalui donor darah ini, kami ingin menghadirkan kontribusi nyata sekaligus memperkuat sinergi bersama Imigrasi Batulicin,” ungkapnya.
Aksi donor darah ini diharapkan bisa menjadi agenda rutin, bukan hanya saat Agustusan. Karena kebutuhan darah tidak pernah kenal tanggal merah.











