

Putra Putri Pariwisata Nusantara 2025 asal Kalimantan Selatan, Ridho dan Raudah, kembali ke Banua setelah berhasil mengharumkan nama daerah di ajang nasional. Kepulangan keduanya disambut hangat oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kalsel sekaligus istri Sekretaris Daerah Kalsel, Masrupah Syarifuddin, bersama jajaran pejabat Dinas Pariwisata Kalsel di Bandara Internasional Syamsudin Noor, Banjarbaru, Rabu (27/8/2025) malam.
Suasana haru dan bahagia menyelimuti penyambutan tersebut. Kedatangan Ridho dan Raudah juga diramaikan kesenian Sinoman Hadrah, serta dihadiri keluarga dan kerabat dekat yang turut memberikan sambutan hangat.
Dalam kesempatan itu, Masrupah menyampaikan rasa bangga atas capaian keduanya yang dinilai bukan hanya mengangkat nama pribadi, tetapi juga mengharumkan nama daerah. Ia menegaskan bahwa prestasi tersebut harus menjadi motivasi bagi generasi muda Kalimantan Selatan untuk terus berkiprah di tingkat nasional.
“Ridho dan Raudah telah membuktikan bahwa anak-anak Banua mampu bersaing di ajang bergengsi nasional. Prestasi ini patut kita syukuri bersama dan menjadi semangat untuk terus mengembangkan potensi pariwisata daerah,” ujar Masrupah.
Masrupah juga mengapresiasi dukungan penuh Pemerintah Provinsi Kalsel kepada Ridho dan Raudah. Ia berharap ilmu serta pengalaman yang diperoleh selama karantina pada ajang nasional dapat dibagikan kepada generasi berikutnya.
“Saya ingin agar pengalaman semasa Pemilihan Putra Putri Pariwisata Nusantara bisa dibagikan kepada adik-adik kita, sehingga Kalsel bisa kembali melahirkan duta pariwisata berprestasi,” tambahnya.
Sementara itu, Ridho mengaku bangga bisa membawa nama Kalimantan Selatan ke tingkat nasional. “Ini kebanggaan bagi saya karena dipercaya membawa nama baik Kalsel ke kancah nasional. Alhamdulillah, kami berdua bisa memberikan yang terbaik,” ucapnya.
Raudah pun menyampaikan hal senada. Menurutnya, prestasi tersebut bukan semata kemenangan pribadi, melainkan hasil dukungan banyak pihak. “Saya berharap capaian ini bisa memberikan manfaat bagi masyarakat Banua,” ungkapnya.
Keduanya juga berkomitmen mempromosikan potensi pariwisata dan ekonomi kreatif Kalsel. Ridho mengusung program advokasi My Use My Pride yang mempromosikan wastra sasirangan agar lebih dikenal dunia. Sementara Raudah memiliki program Pelita (Pemuda Peduli Cinta Budaya) yang berfokus pada pengembangan Geopark Meratus.
Plt. Kepala Dinas Pariwisata Kalsel, Muhammad Syarifuddin melalui Sekretaris Dispar, Tanwiriah, menyatakan dukungan penuh terhadap Ridho dan Raudah. “Kami akan terus memberikan pembinaan dan program khusus, terutama di bidang pemasaran, untuk mengenalkan potensi pariwisata, budaya, dan kuliner Banua,” ucapnya.
Dengan prestasi ini, Ridho dan Raudah diharapkan dapat menjadi ikon generasi muda yang mampu memperkenalkan Kalimantan Selatan lebih luas di kancah nasional maupun internasional melalui pariwisata dan budaya daerah. MC Kalsel/Jml
sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id