BREAKING

Berita DaerahKalimantan Selatan

FOC 2025 Seri 2 Digelar di Banjarmasin, Ajang Bergengsi Antar Pulau untuk Atlet Binaraga

Banjarmasin menjadi tuan rumah FOC 2025 Seri 2, ajang bergengsi body contest tingkat antar pulau yang berlangsung di GOR Hasanuddin HM, Selasa (26/8/2025).

Kompetisi ini merupakan bagian dari rangkaian empat seri yang digelar di berbagai pulau besar di Indonesia: Jawa, Kalimantan, Sumatera, dan Sulawesi.

Ketua Persatuan Binaraga dan Fitness Indonesia (PBFI) Kalimantan Selatan, H. Mustohir Arifin menjelaskan bahwa seri ini bersifat zonasi antar pulau.

“Ini seri antar pulau, bukan antar provinsi. Ada seri Kalimantan, Jawa, Sumatera, dan Sulawesi. Seri pertama digelar di Surabaya, seri kedua di Banjarmasin, ketiga di Palembang, dan terakhir di Manado,” kata H. Imus sapaan akrabnya.

Menurutnya, pemilihan Banjarmasin sebagai tuan rumah seri Kalimantan tidak lepas dari dukungan Pemprov Kalsel yang memfasilitasi tempat dan tambahan hadiah dari sponsor lokal.

“Kita dari provinsi memfasilitasi tempat dan memberikan dukungan tambahan hadiah. Mekanisme pertandingan juga kita bantu agar berjalan lancar,” ungkapnya.

Dalam ajang ini, terdapat tiga kategori yang dipertandingkan, yaitu Men’s Fitness Open, Men’s Sport Physique, dan Men’s Fitness Beginner. Juri dihadirkan langsung dari Jakarta agar netral dan menghindari konflik kepentingan.

“Supaya fair, semua juri berasal dari Jakarta dan tidak ada kepentingan dari daerah manapun,” ujarnya.

Ajang ini menjadi kesempatan emas bagi atlet-atlet fitness di Kalimantan untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Namun, Ia mengungkapkan, sebagian atlet Kalsel peraih medali sebelumnya tidak ikut dalam kompetisi ini karena mereka berasal dari kelas binaraga, sedangkan seri FOC kali ini fokus pada kategori fitness dan physique.

Selain mendukung FOC, PBFI Kalsel juga tengah bersiap menghadapi agenda besar lainnya, termasuk kejuaraan non-program yang akan digelar di Tanah Laut. Ia juga menyinggung soal perkembangan cabang olahraga binaraga di tingkat nasional, termasuk isu doping yang sempat mencuat pada PON sebelumnya.

“Kalau terjadi doping lagi, cabang binaraga bisa tidak dipertandingkan di PON berikutnya. Alhamdulillah kemarin ada kasus, dan ini justru memberi keuntungan bagi kita karena atlet Kalsel yang sebelumnya meraih perak berpeluang naik jadi emas,” jelasnya.

Dengan penyelenggaraan FOC 2025 Seri 2 di Banjarmasin, PBFI Kalsel berharap semakin banyak atlet muda yang termotivasi untuk berprestasi dan menjaga sportivitas. MC Kalsel/tgh

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

Redaksi Borneoplus.info berkomitmen untuk memberikan informasi yang terpercaya, inspiratif, dan mencerdaskan. Melalui pemberitaan yang mendalam dan berkualitas.

Related Posts