

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) menggelar kegiatan Sosialisasi, Monitoring, dan Evaluasi Kinerja Hibah Daerah, di Banjarbaru, Kamis (10/7/2025).
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kalsel, Muhammad Syarifuddin, dan diikuti oleh seluruh penerima hibah dari berbagai lembaga dan organisasi di Kalsel.
Dalam kesempatan tersebut, Syarifuddin menyampaikan bahwa kegiatan ini penting untuk memastikan pemanfaatan dana hibah dapat berjalan sesuai aturan, serta dapat dipertanggungjawabkan dengan baik.
“Kita mengundang para penerima hibah sekaligus memberikan pemahaman melalui sosialisasi, melakukan monitoring, dan evaluasi penggunaan dana hibah. Ini bagian dari upaya kita untuk memastikan akuntabilitas penggunaan dana pemerintah,” kata Syarifuddin.
Sosialisasi ini menghadirkan narasumber dari berbagai instansi terkait, seperti Bappeda, Inspektorat, BPKAD, dan Biro Kesejahteraan Rakyat (Birokesra) Setdaprov Kalsel.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para penerima hibah dapat memahami prosedur dan tata kelola pelaporan yang sesuai ketentuan, sehingga tidak terjadi kesalahan dalam pelaksanaan program maupun pelaporan keuangan.
Selain itu, pada kesempatan ini juga dilakukan peluncuran aplikasi Sistem Informasi Administasi Hibah atau SIABAH. Aplikasi ini dikembangkan untuk memudahkan proses pengajuan proposal, penyaluran, serta pelaporan hibah secara digital.
“Dengan adanya aplikasi ini, diharapkan sistem hibah daerah menjadi lebih transparan, tertib, dan efisien, serta mempermudah proses administrasi baik bagi pemerintah daerah maupun para penerima hibah,” tambah Syarifuddin.
Pemprov Kalsel terus berkomitmen untuk meningkatkan tata kelola keuangan daerah, termasuk dalam hal pemberian hibah yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), agar tetap sesuai prinsip efektif, efisien, dan akuntabel. MC Kalsel/Rns
sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id