BREAKING

Berita DaerahKalimantan Selatan

BPBD Kalsel Laporkan Banjir dan Longsor di Tapin

Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Kalimantan Selatan (BPBD Kalsel), Faried Fakhmansyah melaporkan dampak curah hujan tinggi yang mengakibatkan banjir dan tanah longsor di beberapa wilayah Kabupaten Tapin. 

Informasi ini disampaikan melalui Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kalsel.

“Hujan deras sejak dini hari menyebabkan banjir di sejumlah wilayah di Kabupaten Tapin, hujan deras terjadi sejak dini hari,” ujarnya, Selasa (1/4/2025).

Ia menjelaskan banjir melanda beberapa kecamatan dengan rincian sebagai berikut: Kecamatan Tapin Selatan, Desa Harapan Masa: 11 KK terdampak, kedalaman air 5-60 cm.

Kelurahan Tambarangan: 136 KK terdampak, kedalaman air 10-90 cm. Desa Sawang: 51 KK terdampak, kedalaman air 10-100 cm.

Kecamatan Tapin Utara, Komplek Labuhan Permai: 107 rumah terendam, kedalaman air 20-70 cm.

Kecamatan Lokpaikat, Kelurahan Bitahan: 10 rumah dan 1 sekolah terendam, kedalaman air 20-50 cm.

Petugas BPBD Kabupaten Tapin bersama tim gabungan telah melakukan pengecekan lokasi, pendataan warga terdampak, serta memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi banjir susulan.

Selain banjir, curah hujan tinggi juga menyebabkan tanah longsor dan jembatan amblas di Desa Rantau Bujur, Kecamatan Bungur. Longsor menutup akses jalan sepanjang 50 meter. 

Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI, dan Polri telah berhasil membersihkan material longsor sehingga jalan sudah bisa dilewati, meskipun masih ada potensi longsor susulan. MC Kalsel/Fuz

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

Redaksi Borneoplus.info berkomitmen untuk memberikan informasi yang terpercaya, inspiratif, dan mencerdaskan. Melalui pemberitaan yang mendalam dan berkualitas.

Related Posts